BORNEONEWS, Muara Teweh – Dalam pelayanan operasi katarak gratis oleh Pemkab Barito Utara bekerjasama dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia dan Pemprov Kalteng, kurang dari setengah pendaftar tak dapat dioperasi.
Diketahui jumlah pendaftar mencapai 154 orang namun yang dapat dioperasi hanya 63 pasien.
“Para pendaftar tersebut merupakan warga dari berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Barito Utara, selain itu juga dari kabupaten tetangga,” ujar Dirut RSUD Muara Teweh Drg Dwi Agus Setejowati, Sabtu (28/4/2018).
Menurutnya, dari semua pendaftar tersebut, tidak semua dapat dilakukan operasi katarak gratis. “Hanya 63 orang saja yang dapat dilakukan operasi katarak pada tahun ini” katanya.
Kerana, jelas dia, sebelum dilakukan operasi pasien dicek kesehatannya terlebih dahulu meliputi tekanan darah, gula darah, tes kesehatan jantung, kadar gula darah, pemeriksaan fungsi penglihatan. Selain itu juga pemeriksaan bagian dalam mata.
--page
“Untuk yang belum bisa mengikuti operasi katarak gratis pada tahun ini, diharapkan bersabar, dan dapat mempersiapkan diri serta menjaga kesehatannya, sehingga pada tahun berikutnya dapat mengikuti pelayanan operasi,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-5)








