BORNEONEWS, Sampit - Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur pada Jumat (27/4/2018) malam hingga Sabtu (28/4/2018) dini hari mengakibatkan Desa Sudan, Kecamatan Cempaga Hulu terendam banjir.
Sekretaris Desa Sudan, Heriyadi mengatakan sekitar enam jam hujan mengguyur desa mereka mengakibatkan air merendami desa tersebut. Namun demikian beruntung rumah warga tidak ikut terendam.
"Hujan terjadi dari tadi malam hingga dini hari tadi. Air cukup tinggi untuk jalan desa terendam. Banjir akibat hujan yang cukup lama ditambah lagi luapan air pasang dari wilayah hulu," kata Heriyadi Sabtu siang.
Meski tidak ada rumah yang terendam warga menurutnya tetap khawatir hujan susulan terjadi. Mengingat akibat hujan dan luapan air pasang itu sejumlah rumah warga sudah ada yang nyaris terndam banjir.
"Sampai siang ini tidak ada tanda-tanda hari panas. Cuaca masih mendung sampai sekarang. Semoga tidak turun hujan lagi, kalau sampai ada hujan apalagi seperti tadi malam banjir bisa lebih parah," ucapnya.
--page
Tiap tahun desa Sudan dan sejumlah desa di wilayah Cempaga Hulu rentan terkena banjir, seperti Desa Pantai Harapan, Sungai Ubar dan Desa Tumbang Koling. Hingga kini belum ada aksi nyata dari pemerintah mengatasi masalah itu.
Pasalnya tiap tahun desa yang masuk dalam peta wilayah rawan banjir itu tidak pernah luput dari banjir. Terutama saat memasuki musim penghujan.(NACO/B-5)








