SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Markas Palang Merah Indonesian(PMI) Kabupaten Sukamara, Riyandi berharap melalui simulasi bencana kebakaran yang digelar di SMAN 1 bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama teknis penanganan pertama bencana.

"Semoga edukasi kita bisa berkembang dan meluas ke masyarakat agar kelak bila terjadi bencana, masyarakat siap dan paham secara teknis penanganan pertama bencana," harap Riyandi kepada Borneonews.co.id, Sabtu (28/4/2018).

Riyan melanjutkan kegiatan simulasi kebakaran memang sengaja dipilih di SMA Negeri 1 Sukamara, karena keinginannya dalam meningkatkan pengetahuan para siswa, sehingga memahami apa yang harus di lakukan bila terjadi bencana.

"Harapannya paling tidak mereka paham P3K. Selain itu pemilihan tema simulasi kebakaran ini juga karena bencana yang paling seling melanda Sukamara," ucapnya.

Dalam kegiatan ini pihaknya mengajari siswa bagaimana cara memadamkan api. Simulasi ini juga didampingi langsung tim pemadam kebakaran.

--page

"Kita juga mengajari cara mengevakuasi korban kebakaran. Untuk cara evakuasi lakukan oleh anggota PMI dan anak-anak PMR," uangkapnya. (NORHASANAH/B-6)