BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekitar 300 anggota Pramuka Penggalang dan Penegak se-Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan mengikuti Scounting Creativity Competition (SCC).
SSC ke 10 se-Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan itu diadakan di halaman SMAN 2 Kuala Kapuas.
“Kegiatan SCC ke- 10 diikuti oleh perwakilan 12 gugus depan tingkat SMA, 1 gugus depan tingkat SMP serta dua Satuan Karya dengan masing-masing mengutus dua sangga yang terdiri 10 putra dan 10 putri dengan total peserta 300 orang,” papar Ketua Panitia SCC Rizky Kurniawan, Jumat (27/4/2018).
SCC Ke-10 dirangkai dengan upacara pembukaan dipimpin langsung Plh Bupati Kapuas Rianova. Dalam sambutannya, ia menyampaikan selamat datang kepada peserta yang berasal dari luar kota dan menyambut dengan baik pelaksanaan kegiatan SCC ke-10 di SMAN 2 Kuala Kapuas.
“Harapan kami atas nama pemerintah Kabupaten Kapuas dengan terlaksananya kegiatan seperti ini dapat melahirkan berbagai prestasi Scouting Skill yakni oriantering game, outdoor scouting activity game, maupun apresiasi seni dan budaya daerah, Ilmu pengetahuan dan teknologi, kesakaan dan berbagai lomba lain serta mempererat tali persaudaraan kita,” tutur Rianova.
--page
Rianova yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas menegaskan, sejumlah permasalahan yang dihadapi generasi muda saat ini sebagai tantangan bagi pembina Pramuka. Generasi muda saat ini dihadapkan pada maraknya kasus kenakalan remaja, menyebabkan semua orang harus pandai mawas diri dan meningkatkan kualitas dengan aktif berorganisasi, salah satunya terlibat dalam kegiatan kepramukaan.
“Adapun berbagai permasalahan yang melanda generasi muda saat ini cukup mengkhawatirkan dan harus ditangani serius, salah satunya dengan aktif dalam kegiatan kepramukaan dapat mencegah diri dari perilaku negatif, dan jadilah kalian semua pelopor anti narkoba, berprestasi dan berbakti kepada orang tua,” ungkapnya. (HMS/B-2)







