SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Beberapa warga Desa Pangkalan Muntai, Kecamatan Sukamara, Kabupatan Sukamara harus mengungsi ke rumah keluarganya, mengingat air sudah masuk ke dalam rumah.

"Rumah yang terendam banjir sekitar 15 rumah, sementara penghuni rumah mengungsi ke tempat saudara dekat yang tidak terkena banjir," ujar Kapolsek Sukamara Iptu Kemas Abdul Rozie kepada Borneonews, Minggu (29/4/2018).

Menurut Kapolsek Sukamara, saat ini ketinggian air mencapai 30 centimeter (cm) dari pinggir Sungai Bila. Selain itu, berdasarkan laporan dari anggota, kondisi air sudah mulai menyurut.

"Rumah warga yang terendam berada di RT 03, RT 04 dan RT 05. Dimana perumahan yang berada di dataran rendah dan notabene bermukim di pinggir sungai sehingga saat air sungai meluap, rumah warga langsung terendam," ujarnya.

Iptu Kemas Abdul Rozie mengatakan, dirinya khawatir debit air sungai semakin tinggi. Mengingat air dari atas perbukitan serta hutan belum turun. "Oleh karena itu, kita siaga banjir," ungkapnya. (NORHASANAH/B-2)