BORNEONEWS, Pulang Pisau- Banjir masih menggenangi permukiman penduduk di Desa Tanjung Sanggalang, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.
Camat Kahayan Tengah Leting, Minggu (29/4/2018), mengatakan, sejauh ini tercatat ada 13 rumah yang dihuni 45 jiwa, terendam air.
"Kondisi banjir hari ini berdasarkan laporan kepala Desa Tanjung Sangalang ada 13 rumah yang terendam, dihuni o15 kepala keluarga, dengan jumlah 45 jiwa. Ketinggian air hari ini 125 cm. Air mulai naik sejak Jumat (27/4/2018)," kata Leting.
Selain rumah, banjir juga merendam jalan lintas provinsi di Desa Tanjung Sanggalang sepanjang 4 kilometer.
"Jalan lintas Palangka Raya-Bukit Rawi, lokasi mulai dari Desa Tanjung Sangalang dan Desa Penda Barania, sekitar 4 kilometer panjangnya, terendam air dengan ketinggian dari permukaan jalan sekitar 10-50 cm," lanjut Leting.
--page
Akibat tergenang air, jalan menjadi berlubang. Antren kendaraan pun mengular. Butuh waktu sekitar 2 jam bagi kendaraan untuk bisa melewati lokasi banjir.
"Banyak kendaraan yang antre. Kendaraan roda dua yang nekat masuk air terpaksa didorong karena mesinnya mati," kata Yeti, warga yang baru saja melintasi lokasi banjir. (JAMES DONNY/B-3)








