KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan- Ruas jalan dari Kasongan, ibu kota Kabupaten Katingan ke Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Tasik Payawan, sulit dilewati kendaraan, terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini.

Sejumlah warga Kasongan maupun Desa Luwuk Kanan atau desa lainnya yang dilintasi jalan tersebut mengaku kesal dengan kondisi ruas jalan yang becek dan berlumpur.

"Sudah dua minggu ini ruas jalan dari Kasongan menuju Desa Luwuk Kanan hancur," ujar Andi, warga Kasongan, Minggu (29/4/2018).

Andi mengaku, sering bepergian Kasongan-Luwuk Kanan. Bahkan dalam sepekan bisa sampai tiga kali.

"Dari Kasongan menuju Desa Tumbang Liting masih nyaman karena jalannya beraspal. Kemudian memasuki Desa Tewang Kadamba yang masih wilayah Kecamatan Katingan Hilir jalan masih berupa tanah, itu sudah mulai hancur," katanya.

--page

Menurut dia, hancur ruas jalan tersebut karena curah hujan selama ini tinggi. Sehingga menyebabkan badan jalan tergenang air.

"Karena jalannya masih berupa tanah terus tergenang air dan banyak dilalui kendaraan roda empat, seperti truk dan lainnya, malah bertambah hancur," katanya.

Camat Tasik Payawan Pimanto, mengakui bahwa ruas jalan dari Luwuk Kanan menuju Kasongan sulit dilalui. Karena kondisi jalan becek dan berlumpur.

"Harapan kita pemerintah dapat memperbaiki ruas jalan tersebut, misalnya meningkatkan kualitas jalan dengan pengaspalan," sebutnya. (ABDUL GOFUR/B-3)