PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalimantan Tengah (Kalteng) dikepung banjir. Sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meluap karena tak bisa menampung debit air. Setidaknya ada 7 kabupaten/kota yang dilanda banjir.

Meski demikian, belum ada daerah yang meningkatkan status darurat. Diantaranya masih berstatus waspada dan siaga. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Provinsi Kalteng sedang merapatkan hal ini.

"Belum ada (yang menetapkan darurat banjir), karena masih terkendali," terang Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Darliansjah kepada Borneonews, Senin (30/4/2018).

Tujuh kabupaten yang daerahnya alami banjir pada April 2018 ini antara lain, Barito Utara, Murung Raya, Palangka Raya, Pulang Pisau, Katingan, Seruyan, Sukamara. Ditanya kabupaten mana yang parah terpapar luapan banjir, Darliansjah masih belum ingin berkomentar.

"Masih dibahas dalam rapat. Nanti kita beritahu lebih lanjut," singkatnya.

--page

Sementara itu untuk diketahui, ada beberapa dampak banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalteng yang tergolong parah. Bahkan terbaru, sebanyak 1.215 rumah warga di sejumlah desa pada enam dari sembilan kecamatan di Kabupaten Barito Utara, yang berada di bantaran Sungai, terendam.

Di Kabupaten Sukamara, banjir memutuskan jalan penghubung antar provinsi akibat derasnya arus banjir luapan sungai. Sebanyak 35 rumah di Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara terendam banjir. Ketinggian air sudah merendam lantai rumah warga.

Dari keseluruhan rumah yang terendam terbagi dari beberapa desa yakni Desa Balai Riam sebanyak 14 rumah, Desa Air Dua 6 rumah, Desa Jihing 6 rumah, Desa Sekuningan Baru 2 rumah dan Desa Bangun Jaya 5 rumah.

Di ruas Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau yang merupakan jalan trans kalimantan poros tengah, juga banjir sekira 1 meter berdampak memacetkan antrean panjang kendaraan.

Sebagai perbandingan, setahun lalu tepatnya pada Maret 2017 banjir melanda tujuh kabupaten dan satu kota di Kalteng. Delapan daerah tersebut adalah Lamandau, Murung Raya, Seruyan, Kapuas, Barito Utara, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kota Palangka Raya. (ROZIQIN/B-5)