KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah pelajar SMP 6 Katingan Hilir, Desa Tewang Kadamba Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan terpaksa gotong-royong membuat jembatan penghubung ke sekolahnya, Senin (30/4/2018). Ini agar mereka tetap bisa sekolah karena sejumlah kawasan di sana direndam banjir.

Maklum, sejak tiga hari terakhir halaman sekolah mereka terendam banjir akibat luapan Sungai Katingan.

"Hari ini kondisi halaman sekolah kami yang terendam semakin dalam, dan anak-anak gotong royong membuat jembatan titian menuju sekolah itu untuk menghindari banjir," ucap Alfiansyah,  guru SMP 6 Katingan Hilir. 

Menurutnya, bangunan SMP6 ini kondisinya lebih rendah dibandingkan jalan Kasongan-Luwuk Kiri.

Saat ini kondisi jalan tersebut nyaris kebanjiran akibat luapan Sungai Katingan. "Kalau jalan ini terendam maka sekolah kami akan kebanjiran," tambah Alfiansyah.

--page

Kepala SMP 6 Katingan Hilir Leiderince berharap luapan Sungai Katingan tidak lebih parah lagi.

"Khawatirnya kalau kondisi air sungai terus naik maka sekolah kami akan kebanjiran, dan kalau misalnya sekolah kebanjiran proses belajar mengajar akan terganggu," katanya. (ABDUL GOFUR/B-5)