BORNEONEWS, Palangka Raya – Banjir melanda sejumlah titik di beberapa kecamatan di Palangka Raya. Sampai hari ini, debit air terus meningkat. Aparat kepolisian bersama TNI, BPBD, relawan dan instansi terkait lainnya masih siaga di daerah banjir itu.
Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar mengatakan, banjir tersebut melanda pemukiman penduduk di Kecamatan Rakumpit, Bukit Batu dan Pahandut.
Dari pantauan borneonews.co.id, banjir juga terjadi di wilayah Kecamatan Jekan Raya, yakni daerah Petuk Katimpun bawah.
“Untuk yang paling dalam itu terpantau di daerah Tumbang Tahai karena sudah sampai sepinggang orang dewasa. Kalau di Mendawai, kira-kira selutut,” kata AKBP Timbul, Senin (30/4/2018).
Ia menuturkan, data sementara yang dikumpulkan, sebanyak 30 rumah di Tumbang Tahai tergenang air. Kemudian di Marang ada 90 rumah dan Rakumpit 60an rumah.
--page
Jumlah ini belum termasuk wilayah kawasan Mendawai dan Tumbang Rungan. Sementara itu, di Kelurahan Petuk Katimpun juga ada lebih dari 100 rumah yang digenangi air.
Hal itu disampaikan Ketua RT 01, Kelurahan Petuk Katimpun, Iyul saat dihubungi borneonews. “Apabila air terus tinggi, akan kita lakukan evakuasi,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-6)








