SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Delapan klub sepakbola yang baru muncul dalam PSSI Kabupaten Kotawaringin Timur menuai protes dari sejumlah klub. Pasalnya klub baru, masuk tanpa seleksi sesuai prosedur.

"Keenakan sekali langsung dimasukkan seperti itu, sementara kami saja dulu masuk divisi satu harus melewati divisi dua dulu. Itu klub kami beli. Mereka tinggal dimasukan begitu saja. Kalau bisa seperti itu, saya masukan klub baru juga," kata pengurus klub MBK, Yasmin, yang mendapat dukungan dari klub lainnya.

Di PSSI Kotim, Yasmin menegaskan, hanya ada 35 klub. Mereka ingin klub yang ada itu saja yang berhak dan terdaftar, untuk menentukan kebijakan PSSI. Dan jika ada klub baru, harus melalui tahapan sesuai prosedur seperti biasa.

"Mohon maaf saja seperti Zhifa itu klub apa. Itu baru kenapa langsung dimasukan," kata pengurus klub lainnya yang ikut protes.

Sementara itu dari Sekretaris PSSI Kotim, Abdurrahman menyatakan, klub baru itu dimasukkan dengan alasan ingin memajukan persepakbolaan di Kotim.

--page

Adapun dalam rapat membahas kisruh PSSI Kotim itu, dihadiri 19 klub sepakbola.  Delapn klub dari divisi satu dan 11 klub dari divisi dua. Dalam rapat itu tidak semua klub hadir, namun jumlah sudah sesuai kuorum.(NACO/B-11)