BORNEONEWS, Palangka Raya- Informasi mengenai kemunculan buaya di lokasi banjir, kawasan Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, belum bisa dipastikan kebenarannya.
Namun demikian, sebagai bentuk antisipasi, Ketua RT 03, Petuk Katimpun, Zainudin US Udang, tetap mengimbau warganya supaya selalu waspada.
"Kalau sore anak-anak biasanya bermain di jalan yang banjir. Kami tetap mengimbau agar selalu berhati-hati," ucap Zainudin, Selasa (1/5/2018).
Zainudin bersama Borneonews dan sejumlah wartawan lainnya sempat mengecek lokasi buaya yang dikabarkan muncul. Untuk bisa sampai ke titik tersebut, harus berjalan sekitar 1 kilometer dan menerjang banjir.
Hasilnya memang tidak terlihat buaya muncul. Tapi tidak jauh dari kawasan itu, terlihat ibu-ibu memancing ikan.
--page
Meski belum pasti adanya buaya, Zainudin tetap mendatangi pemancing tersebut sembari menyampaikan pesan agar selalu waspada.
Sebelumnya, ia mengaku mendapat informasi kemunculan buaya pada Senin (30/4/2018) sore. Namun demikian, Zainudin belum mengetahui kebenaran atas informasi tersebut. Identitas warga yang pertama melihat juga belum diketahui.
Sementara itu, Ketua RT 01, Petuk Katimpun, Iyul, mengatakan selama lebih dari 50 tahun tinggal di daerah itu, dirinya tidak pernah melihat buaya.
"Dengar-dengar iya. Tapi Bapak kurang yakin. Seumur-umur Bapak tidak pernah lihat buaya di sini," ucapnya.
Ia menambahkan, pada Senin (30/4/2018) sore, memang banyak warga baik lokal maupun dari kota yang datang ke lokasi banjir. Di daerah tersebut, lanjut dia, ditemukan banyak biawak.
--page
"Siapa tahu warga kota melihat biawak dikira buaya. Karena seumur-umur tidak pernah lihat ada buaya di sini," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)








