BORNEONEWS, Palangka Raya - Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya masih menyelidiki tewasnya seorang bocah berusia 11 tahun yang diduga menjadi korban tabrak lari.
Korban ditemukan tergeletak di semak-semak tepian Jalan Tjilik Riwut Km 24, Palangka Raya, Minggu (29/4/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.
"Kita masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu," kata Kasat Lantas Polres Palangka Raya AKP Anang Hardyanto, Selasa (1/5/2018).
Dia mengatakan, anggota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun hasilnya belum ada ditemukan adanya bekas rem maupun serpihan pecahan kaca kendaraan.
"Tidak ada bekas rem mendadak. Pecahan juga tidak ada," ungkapnya.
--page
Jika benar korban tabrak lari, besar kemungkinan ia tertabrak atau keserempet kendaraan, dan kendaraan itu tidak terjatuh.
Sementara itu, dari hasil visum, luka tersebut terdapat di bagian kepala dan patah tulang di bagian punggung. Korban sendiri ditemukan pertama kali oleh kakaknya setelah dilakukan pencarian.
Sebelumnya, pada pukul 13.30 WIB, korban pamit keluar rumah untuk membeli jajan ke warung di km 24, seberang kanan jalan. Karena tidak pulang lebih dari satu jam, kakak korban mencari ke warung tapi tidak menemukan.
Betapa kagetnya, dia menemukan adiknya sudah tergeletak di semak-semak pinggir jalan dalam kondisi meninggal dunia. (BUDI YULIANTO/B-11)








