SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Upacara peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2018 dilaksanakan untuk membangun sinergi serta mengonsolidasikan satuan pelaksana penanggulangan bencana di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Sekda Kotim Halikinnor yang memimpin apel itu berharap, satuan pelaksana penanggulangan bencana mempunyai langkah tindak lanjut yang sama dan selalu terkoordinasi dengan baik dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan.

Selain itu, ia menghimbau seluruh SOPD terkait selalu dalam keadaan siaga serta mengoptimalkan kordinasi dengan semua pihak secara cepat dan tepat untuk mengamankan serta meminimalisasi dampak yang mungkin terjadi akibat bencana

"Camat, lurah atau kepala desa sebagai perangkat daerah yang berada di wilayah tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam yang akan terjadi," kata Halikinnor, Rabu (2/5/2018).

Selain itu, senantiasa melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang berdomisili di wilayah rawan bencana, dan memeriksa kesiapan seluruh peralatan serta dukungan logistik untuk mengantisipasi secara dini bila terjadi bencana.

--page

"Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kotim untuk turut berperan aktif dalam meminimalisasi dampak bencana yang mungkin akan terjadi," pungkasnya. (NACO/B-3)