BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penurunan harga crude palm oil (CPO) dalam beberapa waktu terakhir telah menekan kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada kuartal I tahun ini.
Sepanjang kuartal I, AALI mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 0,98% menjadi Rp4,45 triliun. Pendapatan AALI tersebut turun dibandingkan pendapatan perusahaan di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,49 triliun.
Selain itu, anak usaha Grup Astra ini mencatatkan penurunan laba sebesar 55% menjadi Rp355 miliar sepanjang tiga bulan pertama 2018. Padahal, tahun lalu di periode yang sama, perusahaan ini mencatatkan laba sebesar Rp790 miliar.
"Prospek emiten CPO saat ini dibayangi oleh harga CPO. Harga CPO yang ada di kisaran RM2.400 dan berpengaruh ke kinerja fundamental apalagi dengan adanya oversupply itu berpengaruh ke kinerja," kata Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, dalam risetnya.
Meski demikian, pelemahan rupiah bisa menjadi salah satu pendongkrak kinerja karena adanya selisih kurs yang bisa berpengaruh baik bagi perusahaan.
--page
Edwin merekomendasikan buy on weakness untuk saham AALI dengan target harga Rp14.000 per saham. (NEEDLE RAMADHANI/m)








