BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kabupaten Pulang Pisau Saripudin selaku inspektur upacara begitu geram karena merasa pelaksanan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Dinas Pendidikan setempat, Rabu (2/5/2018), berjalan tidak khidmat.
"Petugas upacara saya minta untuk apel-apel seperti ini dilaksanakan gladi dulu karena sudah tradisi kita kegiatan apel harus ada gladi, kenapa saya katakan begitu, karena kalau seperti ini akhirnya upacara tidak khidmat," kata inspektur upacara menyinggung rangkaian pelaksanaan upacara tersebut yang kurang tertata dengan baik.
Menurutnya, sebagai warga negara, masing-masing mempunyai komitmen pada saat pelaksanaan upacara seperti kegiatan Hardiknas tersebut.
"Komandan upacara yang salah, pengibar bendera yang terlambat, membuat upacara tidak khidmat, tapi kita cukup jadikan ini sebagai PR dalam kegaiatan Hardiknas mendatang, kenapa saya koreksi karena ini karena ini merupakan bagian dari disiplin kita," ujarnya.
Belum selesai menyampaikan amanat, insiden kembali terjadi pada pengeras suara yang tiba-tiba mati sehingga membuat amanat yang disampaikan inspektur upacara tidak terdengar oleh peserta upacara.
Akhirnya Plt Sekda selaku inspektur upacara mengakhiri amanatnya pada Hardiknas tersebut saat pengeras suara berfungsi kembali. (JAMES DONNY/B-5)








