PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika meyakini masih banyak warga yang memiliki senjata api rakitan di Kalimantan Teng.

Oleh sebab itu dia mengimbau agar segera diserahkan. "Sebenarnya masih banyak di luar sana. Hanya saja mereka takut menyerahkan. Padahal silahkan serahkan dari pada nanti ditangkap dan diproses dalam kepemilikan senpi,” kata Naudi, Rabu (2/5/2018).

Danrem menuturkan sejak Januari hingga April 2018 tercatat ada 114 pucuk senjata api rakitan terkumpul di TNI. Ini berkat kerja sama antara Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tokoh adat, sehingga kesadaran masyarakat tentang bahayanya senpi rakitan meningkat.

Dari ratusan senpi rakitan itu Sertu Yanto dari Kodim 1014 Pangkalan Bun paling banyak mengumpulkan senjata api rakitan yang diserahkan warga dengan jumlah 28 pucuk.

Urutan kedua ada 22 pucuk yang diperoleh Sertu Heriya Muntaha dari Kodim 1015 Sampit. Terakhir adalah 16 pucuk yang diterima Kapten Inf Suradi, Kodim 1016 Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/B-6)