BORNEONEWS, Puruk Cahu - Setelah sempat menggenangi ratusan rumah warga di Kabupaten Murung Raya (Mura) khususnya yang bermukim di bantaran sungai Barito, kini banjir berangsur surut.
Di mana saat ini rata-rata rumah penduduk yang sebelumnya terendam hingga lutut orang dewasa sudah tidak lagi tergenang, Rabu (2/5/2018). Bahkan, debit air Barito sudah di bawah titik nol atau normal. Tidak seperti sebelumnya saat banjir mencapai 7 meter lebih.
Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura, sejak dua hari terakhir debit DAS Barito yang meluap kini telah surut cuukup signifikan, bahkan sudah mencapai titik dibawah ketinggian normal.
Sehingga bisa dipastikan, saat ini sudah tidak ada lagi rumah dan juga jalan masyarakat yang terendam.
Sebagaimana diungkapkan Kepala BPBD Mura, Merkudius Dani ketika dikonfirmasi awak media, Rabu, menyebutkan kini warga sudah melalui bencana banjir.
--page
Debit air yang telah surut cukup signifikan membuat tidak ada lagi rumah yang terendam dan saat ini masyarakat khususnya yang terkena banjir sudah bisa beraktifitas kembali secara normal.
Namun, jelasnya, kondisi cuaca yang masih sering terjadi hujan ttentu membuat kekhawatiran bagi masyarakat, dimana hal itu menandakan debit DAS Barito masih belum benar benar stabil saat ini.
“Saat ini Kamis akan terus memantau kondisi debit sungai, termasuk juga kondisi cuaca di bagian hulu barito yang membuat banjir kiriman ke wilayah pemukiman masyarakat,” tuturnya.
Karena memang dengan dilakukan pemantauan dan deteksi dini, bisa meminimalisir dampak atau kerugian yang dialami masyarakat yang disebabkan banjir.
Sebelumnya, ada lima Kecamatan di Mura yang terdampak banjir, di mana ada ratusan rumah yang terendam banjir.
--page
Saat itu debit air sungai sangat tinggi di bagian hulu sungai Barito dan tentu berdampak kepada masyarakat khususnya yang bermukim di bantaran sungai.
Saat iitu ketinggian debit Barito mencapai 7.95 CM dan level ketinggian air tersebut sudah jauh diatas normal dan dipastikan banyak rumah yang terendam banjir.
Dan BPBD melakukan misi kemanuaan membatu warga korban banjir untuk mengungsi atau yang ingin mengevakuasi barang barangnya. (TRISNO/B-5)








