SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Adanya informasi Kepala Desa (kades) di Kotawaringin Timur (Kotim) yang ingin mengundurkan diri untuk ikut dalam pencalonan legislatif (Caleg) 2019 mendatang hingga kini belum sampai laporannya ke pemkab. Namun Bupati Supian Hadi mengingatkan jika itu benar adanya ia menyarankan agar benar-benar diperhitungkan secara matang.

"Kalau benar harus benar-benar diperhitungkan, ini politik," kata Supian didampingi Sekda Kotim H Halikinnor, Kamis (3/5/2018).

Namun demikian lanjut Supian hal itu sah-sah saja. Apalagi jika ada yang memperhitungkan masa jabatannya sebagai kades tinggal setahun tentu ada yang punya pemikiran tersendiri untuk terjun ke politik.

Sementara itu terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kotim Redy Setiawan menyatakan hingga kini belum ada kades memyerahkan surat pengundurkan diri untuk ikut mencaleg.

"Sementara ada yang menggunakan baju partai itu, kades tersebut sudah habis masa jabatannya beberapa pekan lalu," tegasnya.

--page

Namun demikian Redy menekankan kades tidak diperkenankan untuk ikut berpolitik sepanjang masih aktif  bahkan ancamannya mulai dari sanksi administrasi hingga pemberhentian. (NACO/B-5)