BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar press release bulan April 2018 dan menjelaskan Kalteng mengalami Infansi 0,41 persen.
Wakil Ketua TPID Kalteng Septian mengatakan inflasi di Kalteng pada bulan April tertinggi di Kalimantan.
"Pada bulan April, Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,41%, lebih tinggi dibanding rerata historis 3 tahun kebelakang pada periode yang sama sebesar 0,25%", ujarnya, Kamis (3/5/2018).
"Seluruh kota sampel inflasi mengalami infalsi, termasuk Palangka Raya dan Sampit. Adapun inflasi tertinggi adalah kota Sampit sedangkan inflasi paling rendah kota Banjarmasin," lanjutnya
Sedangkan berdasarkan Provinsi, Septian menjelaskan Kalteng merupakan Provinsi dengan inflasi teringgi dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan inflasi paling rendah. (GAZALI/B-5)








