BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Total anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Barito Selatan tahun 2018 mencapai Rp 133,4 miliar. 

Demikian disampaikan Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir kepada Borneonews, usai membuka rakor ADD dan DD. Diaula Bappeda Kamis (3/5/2018).

Ia merinci, untuk alokasi dana desa sebesar Rp63 miliar dan untuk dana desa Rp 70,4 miliar. Jadi total ADD dan DD Barsel tahun 2018 berjumlag Rp133,4 miliar.

“Dana tersebut tidak sedikit, maka saya mengharapkan kepada para kepala desa betul-betul mempergunakannya untuk kegiatan prioritas sesuai Permendes PDTT nomor 19 tahun 2017,” kata Aty Djoedir.

Dalam pembagian baik DD maupun ADD, lanjut dia, untuk penerimaan per Desa mencapai antara Rp 1,2 hingga Rp 2,8 miliar. Tergantung luas wilayah dan penduduknya.

--page

Ia menegaskan, dengan anggaran sebesar itu diperlukan mekanisme kontrol dari masyarakat untuk mengawasi penggnaan ADD dan DD agar sesuai dengan peruntukannya.

Yakni, lanjut dia, untuk meningkatkan pembangunan didesa. Serta meningkatkan keuangan desa dan penyelenggaraan pemerintahan desa pun dituntut agar lebih akuntabel.

“Untuk sistem pengawasan selain masyarakat keseimbangan antara pemdes dan lembaga desa seperti BPD juga sangat perlu,” ucap dia.

Ia menambahkan, kewenangan BPD untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa harus dijalani sungguh-sungguh. Namun dalam pengawasan harus check adan balance untuk meminimalisir penyalahgunaan keuangan desa. (URIUTU DJAPER/B-5)