PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ada tiga jenis tahapan pengobatan Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC yang bisa dilakukan untuk mengobati penderita dari penyakit tersebut. 

Pengobatan tersebut bernama Directly Observed Treatment, Short-course (DOTS) dengan jangka pengobatan enam bulan untuk kategori satu penderita TBC ringan.

"Untuk kategori dua itu jangka waktu yang diperlukan untuk penyembuhan sebanyak delapan bulan. Kategori kedua ini terjadi apabila dalam kategori satu dia sembuh akan tetapi sakit lagi, maka pengobatannya akan di sertai dengan suntikan," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Jamin Ginting, Kamis (3/5/2018).

Untuk kategori tiga disebut TBC resisten yang sudah tidak bisa disembuhkan dengan obat kategori sehingga harus selalu menggunakan obat khusus beserta dengan suntikan secara terus menerus selama satu tahun.

"Untuk pencegahan, penderita harus selalu menggunakan masker dalam rutinitas sehari-hari agar tidak menular ke orang lain baik itu keluarga ataupun tetangganya. Sehingga untuk lebih bagusnya si penderita ataupun orang yang ingin melakukan kontak harus sama-sama menggunakan masker," ucapnya.

--page

Apabila terjadi batuk selama tiga minggu atau lebih, segeralah periksa ke puskesmas atau rumah sakit agar dapat penanganan. Sehingga puskesmas atau rumah sakit dapat memperiksa sputum atau dahak. Apabila dalam pemeriksaan tersebut ada Basil (virus penyebab TBC) maka sudah dipastikan dia menderita TBC. (HARDI/B-2)