PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kesehatan memberikan penyuluhan kepada kader masyarakat Kotawaringin Barat terkait Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kobar dengan jumlah peserta 48 orang.

"Penyuluhan ini dilakukan agar dapat menjelaskan manfaat Posbindu PTM tersebut. Manfaat yang dilakukan seperti membudayakan gaya hidup sehat, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan faktor resiko Penyakit Tidak Menular," kata Kasi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Hade Rawi, Kamis (3/5/2018).

Ia menjelaskan, ada dua klasifikasi Posbindu yaitu pusbindu dasar dan posbindu utama. Untuk Pusbindu dasar layanannnya seperti pemeriksaan berat badan, tinggi badan, indeks masa tubuh dan analisa lemak tubuh. Untuk posbindu utama mencakup posbindu dasar dan pemeriksaan gula, kolesterol total dan trigliserida darah.

Syarat untuk menjadi seorang kader itu peduli terhadap masalah penyakit tidak menular dan bersedia melaksanakan kegiatan Posbindu PTM. Serta pendidikannya minimal SMA dan berasal dari kelompok masyarakat atau institusi.

Untuk alat penunjang Posbindu PTM dasar seperti alat ukur tinggi badan, tensimeter digital dan alat analisa lemak tubuh. Serta, untuk alat penunjang Posbindu PTM Utama seperti alat ukur kadar gula, kolesterol total dan alat ukur kadar alkohol. (HARDI/B-2)