BORNEONEWS, Muara Teweh- Manajer tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Utara nomor urut 2 (Taupik Nugraha-Ompie Herby/TOP), Karianto Saman, menyesalkan pelaksanaan debat kandidat yang hanya direncanakan satu kali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Sesuai rencana KPU Kabupaten Barito Utara, debat kandidat paslon bupati dan wakil bupati memang hanya akan dilangsungkan satu kali di gedung DPRD pada 9 Mei 2018, sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kita sempat menanyakan kenapa debat kandidat ini hanya dilaksanakan satu kali. Jawaban dari KPU karena masalah anggaran,” kata Karianto, Kamis (3/5/2018).
Idealnya, menurut Karianto, pelaksanaan debat kandidat berlangsung lebih dari satu kali. Sehingga masyarakat dapat mengetahui program yang ditawarkan setiap paslon.
“Harusnya debat kandidat ini dilaksanakan KPU sebanyak tiga kali, yakni antara calon bupati, wakil bupati, terakhir digabung bupati dan wakil bupati,” katanya.
--page
Kalau tidak, lanjut dia, KPU Barito Utara dapat menambah waktu pelaksanaan debat yakni dari 2 jam menjadi 4 jam. Yang dibagi dalam dua sesi (satu sesi selama 2 jam). Sehingga para paslon memiliki waktu lebih panjang dalam memaparkan program mereka.
Sebab, kata dia, bila debat hanya berlangsung satu kali dengan waktu kira-kira 2 jam, terlalu singkat bagi kedua paslon untuk memaparkan seluruh program mereka ke masyarakat.
“Kalau waktu pelaksanaan debat kandidat ini hanya 2 jam, untuk menjelaskan visi dan misi saja nantinya tentu memakan waktu," kata dia. (RAMADANI/B-3)








