BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Jhon Krisli sepakat agar aparat penegak hukum di Kotim memproses siapapun yang sengaja melakukan upaya adu domba dan provokasi di Kotim.
"Kotim sudah kondusif jangan dibuat gaduh seperti Jakarta," kata Jhon, Kamis (3/5/2018) saat di ruang kerjanya.
Apalagi menurutnya upaya itu dilakukan dengan tujuan politik. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada oknum yang berupaya membuat kisruh politik nasional ini hingga ke daerah.
Lanjut Jhon, cukup Jakarta saja yang disibukan dengan politik, masyarakat di daerah ini sudah aman dan tentram jangan sampai diobok-obok oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, baik itu melalui media sosial hingga secara aksi nyata di lapangan.
Menurut Jhon suhu politik skala nasional memang mengalami peningkatan. Tetapi hal itu diharapkan tidak berdampak ke daerah. pasalanya yang dirugikan dengan pergolakan isu itu pada ujungnya adalah masyrakat.
--page
Jhon mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat. Bahkan ia menekankan alangkah baiknya masyarakat melakukan aktivitas seperti biasa.
Salah satu penyabab adanya bibit konflik dan perpecahan di masyarakat ini berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan presiden.
"Masyarakat yang punya hak pilih penuh di 2019 nanti hendaknya tidak gaduh, karena semuanya nanti yang menentukan masyarakat juga," pungkasnya. (NACO/m)








