BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Setelah proses pembangunan yang cukup melelahkan, PT Citra Borneo Utama (CBU) yang berada di kawasan industri PT Surya Borneo Indah (SBI) yang tergabung dalam Citra Borneo Indah (CBI) Group, akhirnya menggelar kegiatan tahap awal commissioning atau uji coba refinery plant, Kamis (3/5/2018).
Kegiatan itu ditandai dengan syukuran sederhana yang diwarnai dengan pemotongan tumpeng oleh CEO CBI Group Rimbun Situmorang di kawasan industri PT SBI di Tempenek, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Kepada Borneonews, Downstream Project CBI Group Rudy Ferdinand Bokslag menyebutkan bahwa kegiatan itu sengaja digelar sebagai wujud rasa syukur atas mulai beroperasinya refinery plant PT CBU.
"Tahapan commissioning ini sekitar 10 hari. Dimulai hari ini hingga empat hari ke depan yang merupakan tahap awal berupa fine tuning. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tes produksi refinary plant. Bahan baku produksi yaitu crude palm oil (CPO) diolah dengan hasil berupa Refind Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) atau minyak goreng dan Palm Fatty Acid Distilled (PFAD) sekitar 1.500 ton per day (TPD)," sebut Rudy.
Setelah dua hari proses tersebut, maka selama dua hari berikutnya kuantitas hasil akan ditingkatkan menjadi 1.700 TPD. "Seterusnya selang dua hari kita akan melakukan peningkatan kuantitas sebanyak 2.000 TPD hingga targetnya mencapai 2.500 TPD," jelasnya.
--page
Menurut dia, hasil dari RBDPO dan FPAD nantinya akan diolah lagi di fractination plant hingga menjadi produk yang dikena masyarakat dengan nama minyak goreng atau RBD Palm Olein serta bahan baku margarine atau RBD Palm Stearine yang bentuknya lebih padat. (KRIDA/B-3)








