BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pemberdaya Masyarakat dan Desa Kotawaringin Barat (Kobar) berharap desa di wilayah ini menyelesaikan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Karena berdasarkan hasil rapat dengan Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengimbau paling lambat 15 Mei 2018 dana desa harus sudah masuk ke setiap desa.
"Untuk menyikapi hal tersebut kita minta mereka melakukan percepatan melakukan penyusunan APBDes. Sehingga kita menyarankan agar penyusunan itu dilakukan secara manual saja menggunakan microsoft excel," kata Kabid Pembangunan dan Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sudiharto, Jumat (4/5/2018).
Karena, dana desa belum bisa ditransfer sebelum desa menyelesaikan penyusunan APBDesnya.
Selain itu penyusunan manual dilakukan untuk mempercepat saja, sehingga apabila penyusunan selesai dan dana desa sudah masuk maka desa wajib menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
--page
"Sebenarnya kita sudah terlambat dalam penyaluran dana desa yang seharusnya dilakukan pada Januari. Mereka kesulitan dalam memasukkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) di aplikasi Siskeudes tersebut," ucapnya.
Sehingga dalam menyikapi hal itu dan untuk mengejar keterlambatan maka cara manual yang paling efektif menggunakan microsoft excel. Karena 15 Mei 2018 dana desa harus segera masuk. (HARDI/B-5)








