MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Seorang petani bernama Jupandri (58), warga Desa Payang Ara, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara (Barut) ditemukan tewas di Sungai Tokak.Penemuan mayat itu menghebohkan warga sekitar.

Sebelumnya, Jupandri dilaporkan hilang dan tidak pulang ke rumah sejak Rabu (2/5/2018), sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan informasi terhimpun, Jupandri awalnya berpamitan pergi untuk memasang jala di Sungai Tokak. Sorenya, keluarga korban khawatir lantaran Jupandri tak kunjung pulang hingga pukul 16.00 WIB. Warga dan kerabat pun mulai melakukan pencarian.

Sekitar pukul 23.00 WIB, dua warga yakni Adi dan Tantolo merasa curiga dengan benda yang mirip dengan badan manusia di Sungai Tokak. Saat didekati, ternyata jenazah Jupandri.

Penemuan itu kemudian disampaikan kepada keluarga yang bersangkutan. Kemudian, jasad Jupandri dibawa ke rumah untuk disemayamkan. Diduga, ia meregang nyawa, setelah tenggelam saat memasang rengge (jala).

--page

Kapolres Barito Utara, AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek Gunung Timang, Iptu Bagus Winarmoko, menerangkan, Jupandri diduga tewas setelah tenggelam.

Kemudian, pernyataan istri korban, disebutkan korban memiliki riwayat gangguan kesehatan.

“Menurut istrinya, korban memiliki riwayat penyakit kram atau kejang otot,” kata Bagus, Jumat (4/5/2018).

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Jasad korban disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-11)