BORNEONEWS, Kasongan - Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Katingan sekaligus ketua panitia Kejurda Motoprix 2018 Dharmawan menegaskan, even balapan motor yang digelar tak ada embel-embel partai politik maupun pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati.
"Kejurda Motoprix yang akan dilaksanakan di sirkuit non permanen Bundaran Durian Kasongan tanggal 12 dan 13 Mei mendatang, itu tidak ada embel-embel partai maupun calon yang akan bersaing di pilkada Katingan 27 Juni 2018," tegas Dharmawan, Jumat (4/5/2018).
Selain didukung Pemkab Katingan, menurut Dharmawan, Kejurda Motoprix juga didukung oleh Polres Katingan dan juga KONI Kabupaten Katingan.
Dharmawan mengaku jika Kejurda Motoprix kali ini sifatnya terbuka untuk klub motor se Kalimantan.
"Undangan kita se Kalimantan untuk klub-klub motor, dan siapa yang mau ikut memeriahkannya," kata Dharmawan.
--page
Ada beberapa kelas yang bakal dipertandingkan, yakni kelas kejurda, yaitu ada kelas bebek 150 cc 4 tak tune up seeded (MpI) open.
Kemudian kelas bebek 130 cc 4 tak tune up mix seeded (Mp2) open, dan kelas bebek 150 cc 4 tak tune up mix pemula (Mp3) open maksimal 20 tahun serta kelas bebek 130 cc 4 tak tune up mix pemula (Mp4) maksimal 20 tahun.
Sementara untuk kelas suporting raxe, di antaranya ada kelas bebek 130 cc 4 tak standart mik (Mp6) pemula Kalteng maksimal 25 tahun, kemudian kelas bebek 110 cc sampai dengan 130 cc tune up mix (Mp4) pemula open maksimal 25 tahun dan bebek 116 cc 2 tak standar pemula (Katingan, Sampit, Seruyan) serta kelas matic 115 dan 150 cc. (ABDUL GOFUR/B-5)








