PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Agama (Menag) RI Lukman Hakim Syaifudin datang ke Palangka Raya meresmikan gedung baru asrama haji Al-Mabrur di jalan G Obos, Jumat (4/5/2018). Ia mengatakan banyak hal mengenai asrama haji yang menurut dia, faslitas hotel bintang 3 adalah standar minimal. Bila perlu bintang 4 atau bintang 5. Hal ini bukan tanpa sebab, namun ada sasaran khusus bagi pelayanan haji.

“Kita ingin seluruh asrama haji itu, fasilitas bertaraf hotel bintang 3, ini minimal. Kenapa? Ini untuk membiasakan diri, agar calon jemaah haji adaptasi, tidak kerepotan ketika di Arab Saudi karena disana fasiitas hotelnya rata-rata standar internasional, minimal bintang 4,” ungkap menteri Lukman.

Hal ini, karena dalam pelaksanaan haji selalu saja ada keluhan dari calon jamaah haji saat menggunakan fasilitas hotel. Karena rata-rata jamaah haji memang dari kalangan yang tidak terbiasa bahkan belum pernah masuk hotel berbintang.

Bahkan kerap saja masih ditemui jamaah yang membawa perabotan untuk MCK dengan alasan ada cerita jamaah sebelumnya yang kesulitan mendapatkan air dalam hotel. Padahal, hanya kekurang tahuan saja.

“Yang jelas seluruh embarkasi haji harus menyediakan fasilitas bintang 3, itu minimal. Kalau maksimalnya, ya terus kita kejar karena ukuran kepuasan maksimal tiada ukurannya,” lanjut dia.

--page


Bersamaan dengan itu, Menag Lukman juga meresmikan sejumlah gedung balai nikah dan manasik haji KUA kecamatan serentak se-Kalteng, juga penggunaan gedung triple tower IAIN Palangka Raya. (ROZIQIN/B-5)