PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya– Kuota calon jamaah haji asal Indonesia tahun ini tidak mengalami perubahan, yaitu 221 ribu oramh. Ini karena tidak ada tambahan kuota dari Kerajaan Arab Saudi.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifudin menjelaskan, 221 ribu jamaah tersebut terdiri dari alokasi jamaah haji reguler yang dikelola oleh Kementerian Agama dan alokasi jamaah haji khusus yang dikelola agen di luar Kemenag.

“Masih tetap sama, 221 ribu jamaah. Itu terdiri 204 ribu yang reguler dan 17 ribu yang khusus,” ungkapnya saat berada di gedung baru Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya seusai peresmian, Jumat (4/5/2018).

Untuk pelayanan penyelenggaraan haji musim ini, Lukman Hakim berjanji terus meningkatkan layanan fasilitas, antara lain penginapan baik di Makkah maupun Madinah, dengan fasilitas minimal bintang 3 atau 4.

Sejumlah hotel di Makkah dan Madinah, sudah diboking full musim. Ia menyebut untuk hotel di Makkah disewa selama dua pekan atau lebih, sedangkan di Madinah disewa selama delapan hari. Karena memang di sana tidak lebih lama ketimbang saat jamaah di Mekkah.

--page

“Di Markaziah itu letak hotelnya kurang lebih 600 meter saja dan kita sudah sewa full musim. Ini untuk peningkatan pelayanan kepada jamaah haji Indonesia,” kata dia.  (ROZIQIN/B-3)