PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sudah dibangun tambahan gedung baru, daya tampung asrama haji Al Mabrur Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), masih hanya mampu menampung calon jamaah haji setengah dari satu kelompok terbang (kloter).

Ini karena daya tampung 186 jamaah haji saja. Sedangkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalteng, Masrawan menyebut satu kloter jamaah haji Kalteng tahun ini berjumlah 325 orang.

"Gedung asrama haji al mabrur memiliki daya tampung 186 calon jamaah haji.  Satu kloter tahun ini 325 orang,” kata Masrawan saat memberikan gambaran kepada Menteri Agama RI sesaat akan meresmikan gedung baru asrama haji tersebut, Jumat (4/5/2018).

Selain gedung baru asrama haji, bersamaan dengan itu juga dilakukan peresmian  gedung balai nikah dan manasik haji KUA kecamatan se-Kalteng, serta penggunaan gedung triple tower IAIN Palangka Raya.

Untuk gedung nikah dan dan manasik haji, Masrawan mengatakan saat ini sejumlah mencapai 19 buah yang berada di 19 kecamatan diresmikan, tahun ini dianggarkan pembangunan 7 gednung balai nikah, dan masih kurang 26 lagi yang harus dibangun.

--page

“Gedung Baru Asrawam Haji yang berdiri megah saat ini dibangun menggunakan dana SBSN tahun 2016 sebesar Rp  40 milyar, sedangkan gedung balai nikah dan manasik haji dibangun menggunakan dana SBSN selama tahun 2016 dan 2017,” jelas dia.

Sementara itu, Menag Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan idealnya memang satu asrama haji mampu menampung satu Kloter jamaah haji. Ia pun menyebut saat ini sedang dan akan dibangun beberapa gedung asrama haji, seluruh Indonesia supaya ada standard.

“Semua asrama haji tahun ini ada pembangunan gedung. Ini untuk peningkatan fasilitas layanan. Sedangkan untuk balai nikah, untuk tahun ini ada 245 KUA dibangun lagi dan ini belum cukup karena jumlah kecamatan di Indonesia cukup banyak. Perlu komunikasi dengan kepala daerah masing-masing agar dibantu,” sindirnya. (ROZIQIN/B-5)