BORNEONEWS, Sampit - Objek wisata di Kotawaringin Timur banyak menarik dan sangat berpotensi untuk dikembangkan. Untuk itu pemerintah kabupaten harus serius menggarapnya jika ingin mendapat perhatian dan menarik wisatawan.
Sekretaris Komisi III DPRD Kotim, Hero Harapanno Mandouw mengungkapkan, dalam upaya pengembangan ini, pemerintah pusat, pemerintah provinsi juga diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap Kotim. Salah satunya dengan tidak membiarkan jalan provinsi yang ada di daerah ini rusak, terutama jalan yang menuju ke objek wisata.
Karena menurut Hero, kerusakan jalan yang statusnya menjadi tanggungjawab provinsi Kalteng tentunya secara langsung akan menghambat perkembangan wisata. Seperti yang terjadi pada ruas jalan Sampit-Ujung Pandaran, saat ini kondisinya rusak dan di keluhkan wisatawan.
"Karena sangat tidak mungkin kalau pemkab yang mengerjakannya karena bukan domainnya. Ini yang harus jadi perhatian provinsi," ungkapnya, Sabtu (5/5/2018).
Meski begitu, Hero mendorong agar pemkab bisa terus aktif mengingatkan provinsi akan kondisi jalan itu. Apalagi jalur itu tidak hanya dimanfaatkan oleh wisatawan di Kotim saja. Namun juga menjadi akses menuju Kabupaten Seruyan.
--page
"Sepanjang jalan itu rusak, sepanjang itu juga pengembangan wisata terkendala. Kita berharap ada perhatian serius untuk masalah ini. Karena kalau jalan rusak tentu orang malas ke sana," pungkasnya. (NACO/B-2)








