SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur meminta agar Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Kotim aktif melakukan pengawasan kepada harga kebutuhan pokok di pasaran apalagi jelang lebaran ini.

Menurut Rudianur, pengawasan terhadap harga pasar sangat penting. Salah satunya agar tidak terjadi permainan harga lantaran adanya penimbunan bahan pokok. Masyarakat perlu jaminan dari pemerintah bahwa pasokan kebutuhan pokok cukup dan harga stabil.

"Karena sering kali setiap jelang Ramadan harga kebutuhan pokok merangkak naik. Kondisi itu kerap kali jadi keluhan masyarakat," kata Rudianur, Sabtu (5/5/2018)

Selain itu, lanjut Rudianur, potensi adanya kenaikan harga karena permainan pasar oleh oknum pelaku pasar di Kotim sangat terbuka lebar. Penimbunan di gudang bahan sembako adalah modusnya.

Indikasi terjadinya praktik penimbunan kebutuhan pokok adalah jika terjadi kelangkaan atau keterbatasan ketersediaan barang di pasar, harga barang menjadi naik, padahal pasokan dari daerah asal barang lancar. 

--page

"Namun, apabila ada pengawasan ketat dari satgas itu maka oknum yang nakal tidak akan berani," tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam waktu dekat ini para umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Artinya harus ada jaminan stabilitas harga kebutuhan dari pemerintah atau satgas pangan yang dibentuk oleh jajaran aparat kepolisian.

Jika itu dilakukan, Rudianur yakin tidak ada yang berani main-main dengan harga pasar. "Kita mendukung aparat untuk tindak tegas pelaku yang memainkan harga pasar," pungkasnya. (NACO/B-2)