KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Berbagai lomba atau ketangkasan dalam gelaran setahun sekali yakni Festival Budaya Isen Mulang dalam memeringati Hari Jadi Provinsi Kalteng yang ke 61 mulai digelar.

Kabupaten Kapuas dipercaya sebagai tuan rumah. Tahun sebelumnya (2017) kegiatan yang sama dilaksanakan di Sampit.

Pada Kamis (3/5/2018) pagi hingga menjelang siang beragam lomba digelar, di antaranya balogo, maneweng manetek manyila kayu, manyipet atau menyumpit putra-putri, lomba dayung putra-putri, sepak sawut, ukir palung dan ukir talawang serta tari pedalaman.  

Untuk tari pedalaman dilaksanakan malam hari dan sepak sawut atau dalam bahasa Dayak Kalteng adalah balanga. Sepak sawut sengaja dipertandingkan pada malam hari. Sebab bola yang digunakan adalah bola api yang terbuat dari batok kelapa tua diberi minyak tanah.

Semua lomba yang digelar mendapatkan apresiasi dari penonton. Acara seperti ini jarang dilaksanakan sehingga masyarakat Kota Kapuas benar-benar memanfaatkan moment yang jarang terjadi.

--page

Pantauan di lapangan, untuk lomba balogo dilaksanakan di tepi jalan umum Patih Rumbih. Ketangkasan lomba ini harus menggunakan tempat yang rata dan licin serta jarak yang panjang, sehingga saat digunakan posisi logo dapat berjalan lurus sesuai yang diinginkan peserta.

Kemudian untuk lomba  menyumpit pesertanya putra-putri dan mereka harus menggunakan pakaian adat. Jarak jangkauan untuk peserta putri 20 meter dan untuk putra 25 meter. Setiap peserta harus menyumpit 5 anak busur ke sasaran.

Sedangkan pada lomba maneweng manetek manyila kayu atau dalam bahasa indonesianya menebang memotong dan membelah kayu. Tirta, panitia lomba maneweng manetek manyila kayu yang ditemui di sela-sela lomba menyebutkan, lomba ini merupakan tradisi nenek-moyang Adat Dayak.

"Dulu nenek moyang kita kalau mau masak menggunakan bahan bakar kayu. Untuk mendapatkan kayu mereka harus menebang pohon. Setelah ditebang, lalu dipotong-potong dan kemudian dibelah-belah," ungkap Tirta yang juga sebagai Kabid Penyelenggara Destinasi, Dinas Pariwisata Provinsi Kalteng. (SRI/B-2)