PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengingatkan GP Ansor dan Banser agar tidak tidak terlibat politik praktis.

"Saya meminta Nahdlatul Ulama, GP Ansor berserta Banser di Kalteng agar  secara keutuhan organisasinya, tidak terlibat politik praktis," kata Sugianto saat memimpin 1.000 Banser Kalteng, di Palangka Raya  Sabtu (5/5/2018).

"Saya paham NU, Ansor, Banser dan organisasi lainnya, secara perorangan ada terlibat politik. Tetapi saya meminta, secara tubuh organisasi tidak," lanjutnya.

Sugianto juga mengajak GP Ansor untuk mendukung Pilkada Damai 2018. Salah satunya caranya, melaporkan calon yang bermain politik uang.

Pesan lain yang disampaikan Sugianto pada kesempatan tersebut, yakni meminta agar bersama-sama menjauhi dan memerangi peredaran narkoba. 

--page

Apel 1000 Banser bertujuan untuk merayakan hari lahir (Harlah) NU ke 92 dilaksanakan setelah Rakornas Pergunu yang dibuka secara resmi Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. (GAZALI/B-11)