PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo mengaku terus mengingatkan kepada tenaga pendidik agar tidak gampang mengeluh, terlebih dengan alasan minimnya sarana.

Pesan ini salah satunya ia sampaikan di hadapan para pendidik yang mengikuti Bimtek Kurikulum 2013 SMA Tahap II baru-baru ini.

"Tidak semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Masih ada atau bahkan masih banyak sekolah yang belum mampu menyediakan fasilitas seperti listrik, komputer, dan internet. Begitu pula masih ada daya dukung lain yang juga belum lengkap seperti masih kurangnya tenaga pendidik atau buku-buku teks pelajaran. Tapi kami berharap kondisi ini tidak membuat guru mengeluh dan berputus asa," kata Slamet saat dikonfirmasi, Minggu (6/5/2018).

Menurutnya sebagai seorang pendidik, para guru harus memberi contoh yang baik kepada muridnya tentang arti pantang menyerah dan tidak gampang mengeluh.

"Masih minimnya sarana dan prasarana yang terdapat di sekolah hendaknya tidak membuat guru suka mengeluh. Guru juga tidak boleh bersikap menjadi pasif dan mudah menyalahkan pihak lain. Keterbatasan harus menimbulkan inisiatif dan kreatif serta inovatif untuk mengatasi masalah. Itu yang akan menjadi contoh baik bagi siswanya," tegas Slamet.

--page

Justru di dalam keterbatasanlah menurutnya para guru dapat berpikir dan bertindak cerdas, bijak, dan inovatif untuk mengatasi masalah.

"Guru harus berusaha dan mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di tengah keterbatasan yang dimiliki sekolah sehingga tetap mampu melakukan kinerja yang dapat menyukseskan pembelajaran," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)