BORNEONEWS, Palangka Raya - Hasil dari pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sekolah menengah atas (SMA) baru diumumkan pada Kamis (3/5/2018) lalu dan hasilnya cukup memuaskan. Namun Kepala Dinas Pendikan Provinsi Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo berharap agar para guru dapat menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
"Kita telah mengetahui hasil UNBK. Mari kita evaluasi dan introspeksi bersama agar ke depan ada peningkatan hasil yang memuaskan," kata Slamet saat dikonfirmasi, Minggu (6/5/2018).
Hal ini menurut Slamet juga disampaikannya dalam Bimtek Kurikulum 2013 SMA Tahap II baru-baru ini. Di satu sisi menurut Slamet pihaknya bersyukur karena ada pencapaian nilai maksimal beberapa mata pelajaran oleh beberapa siswa di beberapa daerah di Kalimantan Tengah.
Namun, juga masih perlu bekerja keras karena masih banyak nilai ujian nasional yang jauh di bawah standar.
"Meskipun nilai UNBK tidak menentukan kelulusan, ini harus menjadi bahan pemikiran bagi kita bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah," tambahnya.
--page
Dinas Pendidikan menurutnya sangat mengharapkan para guru yang telah mengikuti Bimtek Implementasi Kurikulum 2013 SMA Tahap II tersebut memiliki semangat untuk menimplementasikan secara maksimal di sekolahnya.
"Imbaskan atau bagikan pula ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh agar para guru benar-benar berusaha menciptakan generasi emas abad 21. Siswa kita nanti harus kuat karakternya dan literat serta memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Guru harus jadi teladan, bukan sekadar berbicara," katanya.
"Jadilah guru yang benar-benar yang bekerja sepenuh hati dan terus meningkatkan kompetensi. Jadilah guru yang sebenarnya atau tidak sama sekali menjadi guru," imbuh dia. (TESTI PRISCILLA/B-5)








