BORNEONEWS, Palangka Raya- Luapan air Sungai Kahayan mengakibatkan banjir di beberapa kawasan. Salah satunya Kelurahan Bereng Bengkel. Khusus kawasan ini, rata-rata ketinggian air semata kaki orang dewasa.
"Semata kaki itu dari atas jalan ya. Jadi air sungai itu naik ke jalan aspal nah itu yang semata kaki. Tapi itu rata-rata ya karena ada juga beberapa titik yang tenggelam sama sekali," kata Mantir Kelurahan Bereng Bengkel, Abah Otet, Minggu (6/5/2018).
Pantauan borneonews.co.id, ketinggian air bervariasi mulai dari semata kaki hingga tidak bisa dilalui sama sekali.
Akses jalan yang tidak bisa dilalui dengan jalan darat akhirnya terpaksa diakali dengan jalur air enggunakan fery penyeberangan dadakan.
Disebut dadakan karena fery ini terbuat dari dua buah kelotok yang dijejerkan sedemikian rupa dengan tambahan papan-papan di atasnya untuk mengangkut sepeda motor dan orang.
--page
"Walaupun yang masih bisa dilewati ini juga cukup merepotkan. Karena sepeda motor yang digunakan untuk melewati genangan air ini rentan mogok," tambah Abah Otet.
Benar saja, saat akan kembali menuju fery penyeberangan dari kediaman Abah Otet, salah satu kendaraan yang digunakan warga untuk mengantar wartawan Borneonews mogok di tengah jalan.
Namun, sepeda motor ini mogok saat sudah dekat dengan lokasi fery penyeberangan. Sehingga tidak terlalu jauh jarak yang harus dilalui dengan berjalan kaki. (TESTI PRISCILLA/B-3)








