PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Mantir Adat Kelurahan Bereng Bengkel, Kecamatan Sabangau, Abah Otet, mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, sejak musibah banjir melanda kawasan itu sekitar 10 hari yang lalu.

"Belum ada bantuan sampai hari ini kalau dari Pemko Palangka Raya. Tapi tetap ada saudara-saudara kami yang peduli dan datang ke sini untuk memberi bantuan," kata Abah Otet kepada borneonews.co.id, Minggu (6/5/2018).

Menurutnya, salah satu pihak yang terketuk hatinya untuk mengunjungi dan memberi bantuan kepada korban banjir yakni Rizky R Badjuri.

"Kalau dengan Pak Haji Rizky ini saya sering saja main ke rumahnya atau ke kafenya. Makanya sudah seperti saudara. Senang sekali dia hari ini bisa datang berkunjung bahkan mengantarkan bantuan," kata Abah Otet.

"Bersyukur sekali masih ada yang peduli dengan kami. Karena kalau mengharapkan pemerintah kan susah juga, banyak yang harus pemerintah urus. Syukur masih ada pribadi-pribadi yang mau membantu kami seperti ini," tutur Otet lagi.

--page

Warga Kelurahan Bereng Bengkel saat ini memang hampir terisolasi lantaran akses jalan satu-satunya menuju kawasan pinggir Sungai Kahayan itu terendam banjir. Untuk bisa bepergian ke luar kawasan, warga terpaksa menggunakan transportasi air. (TESTI PRISCILLA/B-3)