NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lamandau menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimanatan Tengah (Kalteng) mengadakan pelayanan vasektomi graris.

"Kami menggelar bakti sosial dengan pemasangan alat KB pria dalam metoda operasi pria (MOP) atau vasektomi sebagai tujuan untuk meningkatkan kesertaan KB pria," kata Kepala DP3AP2KB Lamandau, Luhut Tampubolon, Sabtu (5/5/2018).

Pihaknya terus mengempanyekan KB pria dan proaktif melakukan penyuluhan serta penggerakan kepada keluarga sasaran.

Bahkan upaya lain juga menggandeng para akseptor yang sudah ikut MOP sebelumnya bisa memberikan motivasi kepada warga lainnya.

Kegiatan temu kangen peserta KB dan bakti sosial vasektomi ini merupakan bentuk kepedulian DP3AP2KB dan BKKBN dalam menunjang program pemerintah untuk menekan angka pertumbuhan penduduk.

--page

Selain itu vasektomi adalah tindakan operasi pada pria dengan biaya yang sangat murah, efektif, sederhana, resiko rendah dan aman dengan cara menutup saluran sperma.

Jika penutupan dilakukan secara sempurna, maka wanita pasangannya atau istri tidak bisa hamil lagi.

Diakui, selama ini pandangan yang berkembang di masyarakat, vasektomi dianggap seperti kebiri, sehingga akan hilang hasrat seksual pria.

Padahal sebaliknya malah menambah keharmonisan rumah tangga hingga reproduksi sperma normal seperti biasanya. (HERIYADI/B-6)