BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 101 desa dari 10 kecamatan yang ada di Barito Timur akan dipanggil DPRD setempat untuk menjelaskan penggunaan Anggaran dana Desa (ADD) dan dana Desa (DD).
"Kita akan panggil 101 kepala desa setelah pilkada, sekalian akan dilaksanakan masa reses," ucap Anggota DPRD Bartim Gumelson Lazarus, Senin (7/5/2018).
Pemanggilan tersebut untuk mengetahui penggunaan ADD dan DD dalam pembangunan desa, serta membuat ekonomi kreatif. "Kita mengharapkan setiap desa bisa mengembangkan usaha desa, jangka pendek seperti penanaman sayuran dan jangka panjang nanti bisa berkebun karet ataupun sawit," katanya
Anggota Fraksi Hanura ini juga berharap, pemerintah desa (Pemdes) dapat mengembangkan dan melakukan pemetaan BUMDes, selain bidang perdagangan. "Pemdes dapat memaksimalkan potensi wisata melalui BUMDes. Jika dikelola dengan baik akan mampu mendatangkan pendapatan asli desa," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, peranan BUMDes sangat penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan. "Tentunya kami sangat mendukung. BUMDes ini akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa," tuturnya.
--page
Dia mencontohkan, jika ada desa yang punya potensi wisata, pihak desa harus cekatan untuk mengembangkan dengan melakukan pemetaan terlebih dahulu. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








