BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyaknya tenaga kerja asing masuk ke Indonesia membuat Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Lodewik Ch Iban merasa prihatin. Ia berharap pemerintah provinsi lebih mengandalkan tenaga kerja lokal dari pada tenaga kerja asing.
"Kita turut prihatin banyak masyarakat Indonesia yang masih menganggur, namun banyak tenaga kerja asing bekerja di negara kita. Mudah-mudahan hal tersebut tidak terjadi di Kalteng," ujarnya, Senin (7/5/2018).
Ledowik menjelaskan, bisa saja tenaga kerja asing masuk Kalteng, namun hanya sekadar memenuhi kebutuhan.
"Bisa saya pemprov mengandalkan tenaga Asing, namun dengan catatan sebagai pembelajaran dan tidak perlu banyak. Cukup satu-dua orang saja dan silakan masyarakat ambil ilmunya," lanjutnya.
Ledowik menjelaskan, ada satu daerah di Kalteng yang perusahaannya diisi oleh tenaga asing. Ia berharap pemerintah bisa lebih bijak dengan memperkejakan masyarakat lokal.
--page
"Ke depan kita berharap pemerintah bisa lebih bijak dalam memperkerjakan tenaga kerja asing. Jangan fisiknya saja merdeka, namun dalamnya kita dijajah negara lain," tutupnya. (GAZALI/m)








