BORNEONEWS, Palangka Raya – Di tiga bulan pertama 2018, tingkat optimisme masyarakat konsumen di Kalimantan Tengah (Kalteng) menggembirakan. Karena meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.
Hal itu berdasarkan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) yang dipotret Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, yakni ITK Kalteng pada triwulan I-2018 sebesar 106,69, lebih tinggi dari triwulan IV-2017.
“ITK sebesar 106,69 artinya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2018 meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya (nilai ITK sebesar 105,59),” beber Kepala Bidang Neraca wilayah dan analisis statistik (Nerwilis), Maria Wahyu Utami, Senin (7/5/2018).
Membaiknya kondisi ekonomi konsumen triwulan I- 2018 terutama didorong oleh tingkat konsumsi (nilai indeks sebesar 108,38), pengaruh inflasi terhadap konsumsi (nilai indeks sebesar 111,64), dan pendapatan kini (nilai indeks sebesar 103,36).
Maria menceritakan, ITK adalah indikator pekembangan ekonomi konsumen terkini yang dihasilkan BPS melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan triwulan mendatang.
--page
Mulai triwulan I-2015 dilakukan penyempurnaan metode pencacahan dan penghitungan ITK. Pemilihan sampel dilakukan secara panel antartriwulan untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perubahan persepsi konsumen antarwaktu.
Responden STK dipilih pada strata blok sensus kategori sedang dan tinggi berdasarkan wealth index dan merupakan subsampel dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) khusus di daerah perkotaan.
“Secara umum tingkat konsumsi rumah tangga pada triwulan I-2018 meningkat dibanding triwulan sebelumnya, baik tingkat konsumsi makanan maupun tingkat konsumsi non-makanan. Namun apabila dirinci lebih jauh tingkat konsumsi, ada komoditas yang mengalami penurunan, antara lain akomodasi (Hotel/Penginapan) dan rekreasi/hiburan,” katanya. (ROZIQIN/B-11)








