BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Trianto meminta eksekutif segera menyelesaikan masalah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih beroperasi di daerah ini.
Penutupan lokalisasi di tiga tempat di Kobar yang salah satunya di Sunga Pakit, menurut Trianto, merupakan suatu keharusan, karena hal ini perintah dari Kementerian Sosial RI.
Sementara itu, Majerum Purni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kobar Majeri Purni mengatakan, berdasarkan pendataan terakhir saat ini jumlah PSK yang ada kurang dari 100 orang.
Seuai permintaan dari Ketua DPRD, pihaknya akan selalu koordinasi dengan instansi terkait khususnya Dinas Sosial untuk segera memulangkan PSK yang masih ada.
Dijelaskan, para PSK akan dipulangkan ke daerah asal biaya ditanggung oleh pemerintah daerah. Selain itu mereka juga akan diberikan uang pesangon sebesar Rp5,5 juta.
--page
Oleh karena itu proses pencairan uang yang diharapkan bisa untuk modal usaha setelah kembali ke daerah asalnya, pihaknya akan koordinasi dengan pemerintah daerah asal mereka. (MARSOHAN/B-5)








