BORNEONEWS, Palangka Raya - Tingkat pengangguran di Kalimantan Tengah (Kalteng) naik. Per Februari 2018, jumlah pengangguran sebanyak 44.400 orang, mengalami peningkatan sebanyak 1.500 orang, dibanding Februari tahun lalu.
Kabid Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Syafi’i Nur membeberkan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2018 sebanyak 1.397.000 ribu orang, naik 26.400 orang dibanding Februari 2017.
Sedangkan dalam rentang yang sama, penduduk bekerja di Kalteng sebanyak 1.352.800 orang, meningkat 24.900 ribu orang dibanding Februari 2017.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2018 sebesar 3,18 persen, naik sebesar 0,05 persen poin dibanding Februari 2017,” kata Syafi’i, Selasa (8/5/2018).
Dia menjelaskan, komponen pembentuk Angkatan Kerja adalah penduduk yang bekerja dan pengangguran. Pada Februari 2017, jumlah penduduk Kalteng yang bekerja 24,9 persen, tetapi menurun pada Februari 2018 ini menjadi hanya 1,88 persen.
--page
“Saat ini, jumlah angkatan kerja yang bekerja 1.352.000 orang, sedangkan yang pengangguran 44.400 orang. Sedangkan yang bukan angkatan kerja 517.600 orang, terklasifikasi sebagai penduduk sekolah, mengurus rumah tangga dan lainnya,” jelas dia. (ROZIQIN/B-11)








