BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Miris dan memprihatinkan. Itulah kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Selat Hulu, Kecamatan Selat Kota Kuala Kapuas.
Kondisi seperti ini sudah terjadi sekitar tiga tahun. Atap bagian teras sampai ke bagian tengah bocor. Kalau dilihat kondisi fisik bangunan masih baik. Karena dinding menggunakan plester.
Tapi bagian atap mengalami kerusakan. Sebab atap terbuat dari sirap. Kemudian karena dimakan usia, maka sirapnya rusak dan mengakibatkan terjadinya kebocoran.
Kebocoran juga terjadi pada bagian teras sekolah dengan memanjang. Akibatnya plafon basah dan lepas dari tempatnya. Pemandangan ini tampak terlihat dari luar.
Kepala SDN 2 Selat Hulu, Sri yang ditemui, Selasa (8/5/2018) mengatakan pada 2014 sudah diajukan usulan dengan membuat profosal ke DPRD Kapuas, namun sampai saat ini belum ada jawaban.
Sehingga untuk menghindari kebocoran dan siswa tidak terganggu, maka untuk sementara atap-atap yang bocor ditambal dengan seng bekas.
--page
Dengan adanya kebocoran ini pihaknya berharap agar pihak terkait bisa melakukan perbaikan pada atap yang bocor. Sekolah ini dibangun sekitar 1992 silam.
Sekolah ini memiliki 8 ruangan dengan rincian kelas satu 45 murid, kelas dua 37 murid, kelas tiga 36 murid, kelas empat 26 murud, kelas lima 40 murid dan kelas enam ada 18 murid. (SRI HAYATI/B-6)







