BORNEONEWS, Sukamara - Anggaran perbaikan jalan di Desa Balai Riam, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara yang putus akibat terjangan banjir bebrapa waktu lalu akan diupayakan melalui anggaran belanja tambahan (ABT) atau anggaran perubahan 2018.
"Kemarin kita bersama kades disana sudah tinjau jalan yang putus itu, dan kerusakannya cukup parah," kata Anggota DPRD Sukamara Dapil III Hadi Rahman, Rabu (9/5/2018).
Menurut Hadi, akibat gorong-gorong yang jebol tersebut jalan putus dan tidak bisa diakses kendaraan, sehingga perlu segera ditangani.
"Nanti saat penyampaian hasil reses akan kami masukan agar dinas terkait bisa memprioritaskan perbaikan dalam APBD Perubahan 2018," ujarnya.
Sebelumnya Jemi warga desa setempat mengatakan, perbaikan jalan tersebut sangat dibutuhkan, terutama untuk kepentingan para petani yang mengangkut hasil kebun, sehingga perbaikan sangat dituntut secepatnya.
--page
"Terutama untuk kepentingan petani yang mengangkut hasil kebun buah sawitnya, mereka pasti terkendala," ujarnya.
Jemi melanjutkan bila truk muatan melalui jalan perkampungan, dikhawatirkan dapat merusak jalan yang ada yang nantinya berdampak pada kualitas jalan yang di wilayah tersebut.
"Apabila melalui jalan perkampungan, jadinya tambah memperparah jalan dan jalan itu selama ini sudah menjadi akses alternatif taxi penumpang yang menuju Kalbar," ungkap Jemi.
Jalan penghubung dua provinsi tersebut mengalami kerusakan pada Jumat (27/4/2018). Akibat guyuran hujan menyebabkan gorong-gorong rusak dan terbawa arus. (NORHASANAH/B-6)








