PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Citra Borneo Indah (CBI) Group melalaui salah satu anak perusahaanya, yakni PT Mitra Mendawai Sejati, sedang gencar menyosialisasikan program kemitraan plasma sapi kepada masyarakat Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Menurut Yudi, manajer plasma PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (anak CBI Group), program plasma sapi sedang menjadi perhatian owner CBI Group. Dengan tujuan ke depannya bisa memenuhi kebutuhan daging di Kabupaten Kobar yang selama ini masih mendatangkan dari luar Pulau Kalimantan.

Tentang tanggapan masyarakat setelah diberikan sosialisasi, diakuinya tidak berjalan mulus. Terutama menyangkut pemahaman masyarakat.

Dalam sosialisasi, kata dia, pada prinsipnya dijelaskan tentang mekanisme pembiayaan dan bagi hasilnya.

“Ada beberapa masyarakat yang masih menawar tentang pembagian hasilnya. Namun setelah kami jelaskan, mereka bisa memahami. Karena bagi kami juga sudah diperhitungkan jangan sampai masyarakat tidak bisa menikmati keuntungan,” ungkapnya.

--page

Tentang  pembagian hasil, karena ini merupakan program anakan, jadi akan ditentukan melalui produksi anak.

Dengan asumsi, setelah anak sapi berumur enam bulan akan dilakukan penimbangan dengan patokan harga per kilogram Rp65 ribu. Hasil dari  berat anak sapi lalu dikalikan Rp65 ribu, kemudian  dibagi dua antara perusahaan dan masyarakat.

Selanjutnya, akan dikurangi dengan biaya pembuatan kandang. Sapi-sapi tersebut akan dikembalikan ke perusahaan setelah tiga kali beranak.

Ia menyebutkan, di salah satu wilayah di Kecamatan Kumai ada kelompok masyarakat yang sudah memiki kandang sapi, sehingga pihaknya tinggal mendorog untuk bekerja sama.

Program plasma sapi, menurut Yudi, akan selalu memperhatikan proses pemberdayaan masyarakat. Karena berkaitan dengan kelompok. Bukan tidak mungkin nantinya juga akan dikembangkan pemanfaatan limbah kotoran sapi. Misalnya menjadi pupuk organik atau pemanfaatan teknologi tepat guna dengan membuatan instalasi bio gas. (MASROHAN/B-3)