BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Sahid meminta agar relawan pemadam kebakaran di Kotim bisa diberikan fasilitas serta peralatan damkar dari pemerintah.
"Fasilitas ini untuk memberdayakan relawan ketika menghadapi musim kemarau guna mencegah kebakaran hutan dan lahan," kata Sahid, Rabu (9/5/2018).
Selain bantuan dari pemerintah, dia juga mendorong agar fasilitas itu dibeli dengan memanfaatkan dana desa.
Sahid menyatakan kebakaran hutan dan lahan itu memang akan terjadi, karena itu anggaran yang disiapkan harus terserap untuk kegiatan tersebut.
Pemetaan desa yang wajib dibantu, dengan menentukan titik atau lokasi langganan kebakaran hutan dan lahan.
--page
"Banyak kelompok atau relawan kebakaran namun masih terkenda dengan fasilitas. Ini yang harus diatasi sebelum masuk musim kemarau," kata Sahid.
Dia menilai kerugian masyarakat akibat bencana kabut asap tahun 2015 silam sangat besar, bahkan menelan korban jiwa. Kejadian itu diharapkan tidak terulang kembali di Kotim. (NACO/B-11)








